Anak Pulang Mengadu Ke Ayah Setelah IRT Di Pelalawan Dibunuh Perampok Saat Antar Sekolah

Anak Pulang Mengadu Ke Ayah Setelah IRT Di Pelalawan Dibunuh Perampok Saat Antar Sekolah – Team kombinasi Jatanras Polda Riau bersama dengan Reskrim Polres Pelalawan tangkap aktor pencurian dengan kekerasan berlangsung di area PT CDSL Kelurahan Bandar Sekijang, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan menjelaskan, aktor perampokan itu sejumlah dua orang. Yaitu, inisial BS (34) serta MP (31) masyarakat Kelurahan Bandar Sei Kijang.

“Sedang korbannya Lerita (40) seseorang ibu rumah-tangga. Waktu itu, korban pergi mengantarkan anaknya sekolah ke SDN 001 Kelurahan Bandar Sekijang berboncengan memakai sepeda motor Yamaha Vixion warna merah BM 2524 FE,” kata Kaswandi pada merdeka.com, Selasa (12/3).

Sekian waktu lalu, anak korban pulang dengan diantar masyarakat. Setelah tiba di dalam rumah, sang anak bercerita pada ayahnya jika ibunya dipukul jatuh orang.

“Lalu suami korbann mendatangi tempat peristiwa serta lihat sepeda motor yang dipakai korban jatuh di tepi kanal, akan tetapi korban belumlah diketemukan,” kata Kaswandi.

Lalu sang suami bersama dengan masyarakat seputar lakukan penelusuran pada istrinya. Selang beberapa saat, pada akhirnya korban diketemukan masyarakat di kanal yang berisi air sedalam 30 sentimeter. Akan tetapi sayang, keadaan korban sudah wafat.

“Berdasarkan penjelasan suami korban, waktu pergi korban membawa beberapa uang, 2 unit handphone semasing merk Xiaomi serta Samsung Lipat. Ada sinyal kekerasan pada badan korban, luka lecet pada dagu,” kata Kaswandi.

Polisi lakukan olah Tempat Peristiwa Masalah. Setelah itu, pada Sabtu (9/3), Unit Jatanras Polda Riau mendapatkan info jika aktor ada di Kecamatan Tanah Jawa, Simalungun, Sumatera Utara.

Team kombinasi Polda Riau serta Polres Pelalawan langsung ke arah tempat kehadiran aktor. Team sukses lakukan penangkapan pada aktor BS dengan mengamankan tanda bukti berbentuk 1 unit HP merk Samsung lipat warna hitam punya korban.

Pada polisi, BS mengaku tindakannya. Ia bersama dengan temannya lakukan pencurian pada korban berbentuk 1 tas warna hitam motif bunga, 2 unit Ponsel serta uang Rp 800 ribu. Lalu polisi pun sukses tangkap satu aktor lainnya, yakni inisial MP.

“Sekarang ini ke-2 terduga telah kita amankan serta kita tahan untuk proses hukum kelanjutan,” pungkas Perwira Menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1998 ini.