D’Angelo Russell Jadi Top Perfomer

D’Angelo Russell Jadi Top Perfomer – Los Angeles Lakers pulang dengan tangan hampa dari lawatannya ke markas Brooklyn Nets. Lakers tumbang dengan skor 110-115.

Pada gim NBA 2018 yang dihelat di Barclays Center, Rabu (19/12/2018) pagi WIB, Lakers tertinggal tipis 32-33 di kuarter pertama. Masuk di kuarter kedua, Nets perlahan mulai meninggalkan Lakers dan mencetak 29 poin berbanding 25 poin.

Paruh pertama gim ditutup dengan keunggulan Nets atas Lakers 62-57. Masuk di kuarter ketiga, Nets masih mampu meredam Lakers yang berupaya mengejar ketertinggalannya dengan membuat 28 poin berbanding 26 poin.

Masuk ke kuarter keempat, Lakers memimpin perolehan poin dengan 27 poin berbanding 25 poin. Tapi, Nets tetap keluar sebagai pemenangan dengan keunggulan 2,5 bola, 115-110.

Mantan pemain Lakers, D’Angelo Russell jadi top performer untuk Nets lewat torehan 22 poin dan 13 assist. Dia ditopang Joe Harris yang bikin 19 poin dan dua pemain reserve yang juga tampil luar biasa, Spence Dinwiddie (18 poin) dan Hollis-Jefferson (17 poin). Ini adalah kemenangan keenam beruntun Nets.

Dari kubu Lakers, LeBron James bikin double-double dengan 36 poin, 13 rebound, dan delapan assist. Lonzo Ball bikin 23 poin disusul Kyle Kuzma dengan 22 poin dan 11 rebound.

Lakers tetap di posisi keempat klasemen Wilayah Barat dengan 18-13 sementara Nets di posisi ke-10 Wilayah Timur dengan 14-18.

Dari gim lainnya, pemuncak Wilayah Barat Denver Nuggets comeback untuk mengalahkan Dallas Mavericks 126-118. Penampil terbaik Nuggets adalah Jamal Murray dengan 22 poin dan 15 assist. Disusul Nikola Jokic dengan 32 poin dan 16 rebound.

Kejuaraan Indonesia Open Aquatic Championship Kembali Akan Bergulir

Kejuaraan Indonesia Open Aquatic Championship Kembali Akan Bergulir – Kejuaraan Indonesia Open Aquatic Championship kembali bergulir. Arena itu akan dibarengi 2 ribu atlet dalam serta luar negeri.

Kejuaraan untuk renang, renang artistik, loncat indah, serta polo air itu digeber di Stadion Akuatik, Gelanggang olahraga Bung Karno, Senayan, mulai 1-9 Desember. Rinciannya, renang bergulir 1 sampai 5 Desember, polo air 1 sampai 6 Desember, renang artistik 7 sampai 9 Desember, loncat indah 6 sampai 9 Desember, serta renang master 9 Desember.

Wakil Ketua Umum PB PRSI, Harlin E. Rahardjo, dalam sambutannya menjelaskan kejuaraan ini jadi sisi dari seleksi pelatnas SEA Games 2019.

“Kami berharap di IOAC beberapa atlet dapat banyak bisa waktu yang bagus sampai kami gampang memilih ke arah SEA Games. Bagusnya kembali kolam renang akuatik di GBK ini dapat juga mengadakan moment dengan simultan. Optimal dua nomer dengan bertepatan,” kata Harlin dalam pertemuan wartawan, di Jakarta, Kamis (29/11).

Dalam arena ini, PRSI akan mengaplikasikan format penyisihan session pagi (jam 08.00 WIB) serta session grandfinal jam 18.00 WIB.

“Ini memang seharusnya dibiasakan semenjak awal sebab di arena multievent seperti SEA Games serta Asian Games itu ide seri serta final dipertandingkan. Jadi kami membasakan diri,” tuturnya.

Arena ini juga dikemas lebih berprestise dengan menyertakan beberapa perenang di luar negeri. Akan tetapi perenang asing akan turun waktu masuk grandfinal saja.

“Perenang ada seputar 15 atlet dari Suriah, lalu ada dari Singapura, serta Malaysia. Tetapi sebab perenang Malaysia itu tinggal di sini jadi mewakili club lokal. Sesaat untuk renang indah ada delapan orang dari Selangor, empat akan turun di loncat indah. Sedang polo air semua dari dalam negeri,” ucap Kabidbinpres PRSI, Wisnu Wardhana, dalam peluang sama.

Bekas perenang nasional ini juga mengharap Indonesia Open dapat memberi efek buat pembibitan umur muda untuk multievent yang tambah tinggi.

“Pasti dengan cara langsung akan memberikan dampak pada pembinaan kami, baik di umur awal ataupun grup usia. Sebab arena ini pula untuk saring bibit menukar perenang elit kami,” tutur ia.

“Lebih akhir tahun kedepan ada SEA Games, kejuaraan dunia senior serta junior di tahun sama. Hingga, diinginkan lewat IOAC ini kami telah komunikasi dengan FINA serta mereka telah pastikan Indonesia Open ini jadi moment skala internasional serta ini mesti kami rawat