Kakek Bejad Umur 70 Tahun Cabuli Anak Kecil

Kakek Bejad Umur 70 Tahun Cabuli Anak Kecil – Bejat. Satu kata ini mungkin dapat memvisualisasikan apa yang dikerjakan oleh kakek 70 tahun di Lamongan ini. Bukanlah bertobat di umur senjanya, sang kakek ini justru melakukan perbuatan suatu yang membuat malu serta tidak pantas untuk dicontoh.

Kakek yang melakukan perbuatan membuat malu serta tidak pantas dicontoh itu ialah Sinto alias Mbah To, masyarakat Desa Bulumargi, Kecamatan Babat. Di umur senjanya, Sinto berulah dengan melakukan perbuatan yang tidak pantas pada anak yang baru berumur 6 tahun. Tingkah laku bejat Sinto itu berlangsung saat korban ingin beli petasan serta meminta diantar oleh neneknya ke rumah tetangganya, si penjual petasan.

“Sebab jaraknya lebih dekat, tanpa ada berprasangka buruk nenek korban meluluskan cucunya untuk melalui rumah aktor. Nenek korban tanpa ada berprasangka buruk sedikitpun menanti cucunya di teras rumah tetangganya,” jelas Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat pada wartawan di Mapolres Lamongan, Rabu (26/6/2019).

Norman menjelaskan selang beberapa saat korban pulang dengan lari serta tidak mendekati neneknya yang sedang menunggunya di teras rumah tetangga serta langsung menangis di tempat tinggalnya. Pada orang tuanya sambil masih menangis tersedu-sedu menjelaskan jika dianya barusan dicabuli oleh Mbah To.

“Nenek korban yang dengar narasi cucunya langsung mendamprat rumah aktor, tetapi aktor masih menangkis serta tidak mengaku tindakannya,” tandas Norman.

Sebab tidak akui, lanjut Norman, pada akhirnya keluarga korban membuat laporan pengaduan ke Polres Lamongan serta langsung diatasi oleh Unit PPA Polres Lamongan. Aktor, kata Norman, sekarang ini telah ditangkap dan beberapa alat bukti, salah satunya celana dalam korban.

“Alat bukti cukup serta kuat, karena itu penyidik lakukan penangkapan serta penahanan pada aktor,” tandas Norman sambil memperjelas jika aktor akan dijaring dengan masalah 82 ayat 1 UU nomer 35 tahun 2014 mengenai pergantian UU nomer 23 th 2002 mengenai perlindungan anak dengan intimidasi pidana optimal 15 tahun.