Home / Berita Umum / Polisi Sita 2. 970 Lembar Uang Rupiah Palsu Pecahan Rp 50. 000 Dari Empat Tersangka

Polisi Sita 2. 970 Lembar Uang Rupiah Palsu Pecahan Rp 50. 000 Dari Empat Tersangka

Polisi Sita 2. 970 Lembar Uang Rupiah Palsu Pecahan Rp 50. 000 Dari Empat Tersangka – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi serta Spesial (Dittipideksus) Bareskrim Polri lakukan penangkapan pada empat orang tersangka atas masalah sangkaan kejahatan pembuatan uang palsu. Penangkapan itu dikerjakan di lokasi Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

” Pada awal bln. Januari 2018 tim dari Subdit IV/Uang Palsu memperoleh info dari warga kalau di lokasi Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, disangka ada aktor pembuat uang palsu emisi Rp 50. 000, ” kata Direktur Tindak Pidana Pidana Ekonomi serta Spesial di kantor Bareskrim Polri di gedung Kementerian Kelautan serta Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (29/1) .

Sesudah ketahui hal itu, pihaknya segera lakukan penyelidikan hingga pada akhirnya memperoleh nomor handphone aktor serta pihaknya juga lakukan penyamaran jadi calon konsumen uang palsu. Selanjutnya, disetujui transaksi pada Rabu (24/1) tempo hari, di halaman SPBU daerah Gandasari Cikarang, Bekasi.

” Pada lepas 24 Januari 2018, jam 23. 45 Wib dua orang aktor datang ke tempat yang telah disetujui di halaman SPBU daerah Gandasari Cikarang, Bekasi, serta sesudah tim percaya aktor membawa uang palsu jadi segera lakukan penangkapan pada ke-2 aktor yang sesudah diinterogasi di ketahui bernama AL serta MAR Dengan kata lain D yang beralamat tinggal di Desa Harja Mengembang, Cikarang Utara, Bekasi, ” katanya.

Waktu di tangkap, dari tangan AL pihaknya sudah temukan 3 lak (100 lembar) uang palsu pecahan Rp 50. 000. Kemudian, lanjut dikerjakan penggeledahan di alamat ke-2 aktor serta diketemukan alat yang dipakai untuk finishing (sistem akhir) pembuatan uang palsu pecahan Rp 50. 000.

” Hasil interogasi dari AL kalau pembuat atau pencetak uang palsu yaitu SAD di Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Serta pada lepas 25 Januari 2018, jam 04. 15 Wib di Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, tim berhasil mengamankan AD, ” ucapnya.

Hasil interogasi di ketahui kalau AD juga mempunyai kontrakan di Cipayung, Ciputat, Tangerang Selatan, yang dipakai jadi tempat pembuatan uang palsu, hingga pada Kamis (25/1) , jam 05. 00 Wib, di tempat itu petugas mengamankan JS yang tengah beroperasi buat uang palsu (menolong AD) .

” Untuk modusnya, tersangka AD dibantu JS buat uang rupiah palsu pecahan Rp 50. 000, 1/2 jadi serta setelah itu di jual pada tersangka AL dengan harga Rp 70. 000, per 100 lembar kertas bergambar mirip uang rupiah Rp 50. 000 (1 lembar kertas bila dipotong jadi 2 lembar uang rupiah palsu pecahan Rp 50. 000) , ” tuturnya.

” Tersangka AL lakukan finishing (menyulam benang pengaman, pilok transparan untuk lem, ngepress memakai alat laminating) serta setelah itu mengedarkan pada pemesan dengan dibantu oleh tersangka MAR Dengan kata lain D (menantu AL) . Motif dari perbuatan beberapa aktor yaitu untuk mencari keuntungan ekonomi berbentuk uang tunai, ” sambungnya.

Dari hasil penangkapan itu, pihaknya sudah mengambil alih beberapa tanda bukti dari tersangka AL berbentuk tiga lak uang rupiah pecahan Rp 50. 000, alat yang dipakai untuk finishing (sistem akhir) pembuatan uang palsu pecahan Rp 50. 000, satu unit sepeda motor merk Yamaha X Ride.

” Dari tersangka AD diambil alih : 2. 970 lembar uang rupiah palsu pecahan Rp 50. 000, lembar kertas yang bergambar mirip uang rupiah Rp 50. 000, perlengkapan untuk buat uang palsu, ” tandasnya.

Atas tindakannya, beberapa tersangka dijerat dengan pasal 36 ayat (1) , ayat (2) , ayat (3) , pasal 37 UU Nomor 7 th. 2011 mengenai Mata Uang jo 55 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimum 15 th. penjara.

About admin