Polisi Telah Menahan 5 Orang Pengangkut Benih Lobster Senilai Rp 10 Miliar

Polisi Telah Menahan 5 Orang Pengangkut Benih Lobster Senilai Rp 10 Miliar – Polisi sekarang sudah meredam lima orang pengangkut benih lobster sejumlah Rp 10 miliar yang gagasannya akan diselundupkan ke Singapura. Ke lima terduga yang disebut masyarakat Batam itu sudah diputuskan menjadi terduga.

“Ada lima orang yang sekarang telah kita tentukan menjadi terduga. Ke lima terduga itu adalah M (34), R (32), S (37), H (57), serta MM (39). Untuk dua terduga bertindak yang mengangkat benih lobster itu memakai mobil, lantas tiga terduga bertindak mengangkat benih lobster di jalan laut dengan memakai speedboat,” kata Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Adg Sinaga, Minggu (14/4/2019).

Masalah penyelundupan benih lobster itu tersingkap pada Rabu (10/4) seputar jam 00.30 WIB. Dalam usaha penggagalan penyelundupan itu, benih lobster sekitar 69.305 ekor ditangkap petugas.

Ada dua type benih lobster yang ditangkap polisi, yakni benih lobster type pasir serta mutiara yang disembunyikan di 11 boks kuning. Tidak cuma itu, polisi pun sukses mengamankan tanda bukti berbentuk mobil dan speedboat yang dipakai aktor untuk membawa benih lobster itu lewat jalan laut Tungkal, Jambi, ke arah Singapura.

“Untuk benih lobster type pasir itu ada 68.200 ekor serta type mutiara sekitar 1.105 ekor. Nilainya itu sampai Rp 10.230.000.000,” kata Sinaga.

Selain itu, dari pengungkapan masalah benih lobster ini, polisi masih tetap lakukan kontrol selanjutnya pada ke lima orang yang sudah diputuskan menjadi terduga itu agar mencari tahu siapa pemilik barang itu.

Benih lobster yang ditangkap itu sekarang pun sudah dilepasliarkan oleh pihak BKIPM Jambi bersama dengan Kementerian Kelautan serta Perikanan RI dengan dikawal oleh dua polisi.

Pelepasliaran benih lobster itu dikerjakan di lokasi konservasi laut di perairan Karimun, Jawa Tengah, untuk mengawasi kelestarian benih lobster di laut Indonesia.