Home / Berita Umum / Purnomo Ketua DPR Mojokerto Siap Di Berhentikan

Purnomo Ketua DPR Mojokerto Siap Di Berhentikan

Purnomo Ketua DPR Mojokerto Siap Di Berhentikan  – PDIP bakal memberhentikan Ketua DPRD Mojokerto Purnomo yang terserang Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK dari susunan partai bila dapat dibuktikan bersalah. PDIP memanggil Purnomo terima suap Rp 30 juta untuk kebutuhan lebaran.

” Dari info yang kami terima, disangka tersangka terima suap Rp 30 juta yang argumennya untuk kepentingan lebaran, ” kata Plt Sekjen PDIP Ahmad Basarah dalam keterangannya, Sabtu (17/6/2017) .
Baca juga : PDIP bakal Pecat Ketua DPRD Mojokerto yang Terkena OTT KPK

PDIP tidak bakal membela kader yang terlilit korupsi, terlebih bila sudah diputuskan jadi tersangka. PDIP begitu mensupport OTT yang di gelar KPK.

” Untuk DPP PDI Perjuangan, kader partai sebagai tersangka OTT KPK telah tak ada toleransi lagi karna berapapun jumlah barang buktinya, umumnya KPK telah mempunyai bukti-bukti kuat sebelumnya lakukan OTT, ” sebut Basarah.

Basarah memanggil pemberhentian keanggotaan partai untuk kader yang terlilit OTT untuk menyebabkan dampak kapok. PDIP menginginkan Indonesia bebas korupsi.

” Satu diantara maksud pemberhentian automatis untuk tersangka OTT KPK dari kader PDI Perjuangan juga menginginkan menimbulkan dampak kapok untuk penyelenggara negara yang beda supaya tidak lakukan tindak pidana korupsi di manapun, ” tegasnya.
Baca juga : Tidak Yakin Ketua DPRD Mojokerto Di tangkap KPK, Istri : Utangnya Banyak

Terlebih dulu dikabarkan, sebelumnya berlangsung OTT KPK, ada rapat dengar pendapat (hearing) di kantor DPRD Kota Mojokerto, Jumat (16/6) malam. Hearing dibarengi Dinas PU serta Pengaturan Ruangan, Dinas Pendidikan, Bappeko Mojokerto, Komisi II dan Komisi III. Ke-4 orang yang di tangkap KPK juga turut dalam hearing itu.

Info yang dikumpulkan detikcom, KPK awalannya lakukan OTT pada Kepala Dinas PU serta Pengaturan Ruangan Wiwiet Febryanto serta Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Umar Faruq dari PAN. OTT dikerjakan di jalan sekitaran kantor DPD PAN atau Tempat tinggal PAN di Jalan KH Mas Mansyur, Kota Mojokerto, Jumat (16/6) malam.

Dari info ke-2 petinggi itu, penyidik KPK mencium keterlibatan Ketua DPRD Kota Mojokerto, Purnomo. Politisi PDIP itu di tangkap dalam perjalanan pulang ke tempat tinggalnya. Penyidik juga menangkap Abdullah Fanani, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto dari PKB di tempat tinggalnya, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon.
(gbr/tor)
Jadilah narasumber detikcom de

About admin