Relawan Prabowo-Sandi Mengaku Merasa Diintai Seluruh Pergerakannya

Relawan Prabowo-Sandi Mengaku Merasa Diintai Seluruh Pergerakannya – Direktur Relawan Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Ferry Mursyidan Baldan menyatakan tidak ada pemecatan buat Partai Emak-Emak Simpatisan Prabowo Sandi (Pepes). Didapati, tiga wanita disangka anggota Pepes diamankan pihak kepolisian Jawa Barat Februari tempo hari karena menebar hoax masalah Jokowi.

“Tidak (dikeluarkan) kita ingatkan dalam hasilnya berhati-hati,” kata Ferry di Kantor Seknas BPN, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).

Menurut Ferry, basis relawan Prabowo-Sandi sering diintai pergerakannya. Mereka yang masuk jadi sisi dari basis simpatisan, bisa saja menjadi penyusup yang mempunyai arah berlainan.

“Jadi mereka belumlah pasti rekan kita. Jadi saya ingin nongkrong, saya lihat kanan kiri, kesini ini kembali musim perangkap,” tuding Ferry.

Didapati, tiga wanita disangka datang dari Pepes ditangkap di oleh kepolisian Karawang pada Minggu 24 Februari 2019, malam, jam 23.30 WIB.

Mereka diduga melanggar Masalah 14 ayat (1) UU Nomer 1 Tahun 1946 mengenai Ketentuan Hukum Pidana mengenai sebarkan berita bohong dengan merubah masyarakat supaya tidak pilih paslon nomer urut 01, Jokowi-Ma’ruf, sebab fakta ganjil.

Mereka menyebutkan bila Jokowi kembali dipilih, jadi kumandan azan akan dilarang ditayangkan serta ketentuan pernikahan sama-sama type akan dilegalkan.