Home / Berita Umum / Tiga Oknum Penusuk TNI Dipecat

Tiga Oknum Penusuk TNI Dipecat

Tiga Oknum Penusuk TNI Dipecat – Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto meyakinkan 3 oknumnya yang menusuk 2 prajurit TNI ditempat biliar di Depok, Jawa Barat, juga akan memperoleh hukuman kode etik. Hukuman itu berbentuk pemecatan dari lembaga.

” Yang akan datang iya (tiga oknum juga akan dipecat), yang akan datang tentu. Kan kita ada pidana, ada kode etik. Tentu di kode etiknya ada lakukan pidana berat tentu dipecat, ” kata Setyo pada wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/6/2018).

” Saya ngomong bila memanglah dia lakukan tindak pidana berat, dalam norma kepolisiannya dia tentu dipecat karna telah tidak layak jadi anggota kepolisian, ” sambung Setyo.

Setyo mengimbau anggota Polri serta TNI sama-sama melindungi jalinan baik. Setyo juga memohon orang-orang tidak menggeneralisasi perbuatan oknum dengan semua anggota Polri.

” Berkaitan dengan itu kita (TNI-Polri) mesti melindungi jalinan yang baik. Tapi bila disebutkan untuk Polri, sesungguhnya kurang pas karenanya oknum ya. Karna Polri itu 440. 000 personel. (Aktor penusukan) itu oknum polisi yang lakukan ya, ” tutur Setyo.

” Jadi pimpinan telah lakukan bebrapa usaha. Kita telah melajukan kerja sama juga dengan solid, TNI serta Polri. Tapi ada saja oknum yg tidak patuh pada pimpinan, ” tambah Setyo.

Serda Nikolas Kegomoi serta Serda Pengabdian Aji ditusuk orang tidak di kenal waktu ikut serta keributan ditempat biliar di Jalan Raya Bogor Km 30, Cimanggis, Depok, pada Kamis (7/6) jam 03. 30 WIB. Dua anggota TNI itu alami luka tusuk di perut.

Serda Pengabdian Aji pada akhirnya mengembuskan napas paling akhir di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, sesudah pernah memperoleh perawatan. Jenazah Pengabdian Aji sudah diterbangkan ke kampung halamannya di Bantaeng, Sulawesi Selatan. Dia juga akan dimakamkan disana.

Terakhir di ketahui, penusuk ke-2 prajurit TNI itu yaitu oknum polisi. Mabes Polri menyebutkan ke-3 oknum polisi diputuskan jadi tersangka serta saat ini berstatus tahanan.

About admin